myDeden.Kom

Pemulung yang Berusaha Memanfaatkan Limbah Sebaik Mungkin

Apa Itu VoIP (Voice Over Internet Protocol)

Posted by kang deden pada 1 Februari, 2007

Ini hanya FAQ singkat tentang VoIP dari milist VoIP merdeka.. sangat berguna untuk mengenal apa itu VoIP dan bagaimana cara kerjanya.. Saya posting dari Jawaban Rafdian. VoIP memang sekarang masih belum seterkenal IrC atau protocol lainnya, karena banyak hal. Namun teknologi ini bukan tidak mungkin akan berkembang luas dan semakin maju di kemudian hari apabila semua orang sadar dan mengerti.. khususnya ya PEMERINTAH itu.. karena menggunakan ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi bisnis Pemerintah -:)

voip.jpg

Pertanyaan:
“perangkat apa aja yg di butuhkan untuk bisa gunakan voip di rumah?”
Jawab:
VoIP sederhananya adalah suara (orang) yang dilewatkan ke paket IP. Orang berbicara mesti ditangkap oleh Microphone. Microphone mengubah getaran suara menjadi listrik. Amplitudo tegangan listrik berubah-ubah ini merupakan informasi suara yang dikirimkan ke sentral telepon (telkom). Sentral telepon di ini membentuk jaringan. Lawan bicara menangkap sinyal listrik ini. Dan dengan bantuan speaker, tegangan listrik ini berubah lagi menjadi suara.I. Posisi VoIP

VoIP ini hanya berperan “ditengah-tengah”. Artinya dalam konteks user di rumah ya tetap perlu alat yang namanya microphone dan speaker. Sebenarnya telepon rumah kita juga terdiri dari microphone (yang dibawah mulut) dan speaker (yang nempel ke telinga). Bedanya, kalau telepon rumah menyalurkan informasi suara (dalam format tegangan listrik ini) ke sentral telepon dalam bentuk siyal analog.

Bagaimana dengan VoIP?
Dalam VoIP maunya sih, keluaran informasi suara ini sudah dalam bentuk informasi digital (rangkaian 0 dan 1) kemudian dibungkus dengan paket IP. Jadi gampangnya diagramnya menjadi:
A (suara) –> microphone –> VoIP Decoder –> PAKET DATA IP
|
|
Jaringan
IP (bisa Internet)
|
|
B (suara) <— speaker <— VoIP Decoder <—

Gambar 1. Koneksi VoIP antara user A dan B
Terlihat dari gambar 1, bahwa komponen utama VoIP adalah VoIP decoder (kadang sering disebut VoIP Gateway, atau ITG-Internet Telephony Gateway).

II. Pembentukan Koneksi

Nah sekarang bagaimana A menghubungi B?
Pada VoIP dasarnya adalah IP address. Selama A bisa mengetahui IP address VoIP decoder B, maka A bisa men”dial” B. Bagaimana jika A tahu IP address B, tapi B tidak tahu IP Address A? Dalam hal ini A dapat men”dial” B tapi B tidak dapat men”dial” A.

Proses pembicaraan terjadi setelah proses dial. Misal A ingin berbicara ke B, maka A men”dial” B. Jika B menganggat “gagang” telepon maka B dan A kemudian berbicara.

III. Pemetaan No Dial ke IP

Pada dasarnya manusia lebih senang mengingat nomor telepon misalkan 456888 ketimbang 202.147.192.44. Oleh karena itu dalam sebuah VoIP decoder biasanya selain didefinisikan no IP yang bisa dihubungi dari luar, juga didefinisikan no telepon yang dikenal lokal oleh VoIP decoder tsb.

Misalkan sebuah VoIP decoder mempunyai 2 port analog (bisa dicolok 2 handset telepon) maka bisa saja kita set VoIP decoder tsb dengan IP 202.147.192.44 dan no telepon port 1 misalkan 4445 dan no telepon port 2 4446. Misalkan VoIP decoder ini terpasang di Kost Ibu T. Port no 1 terhubung ke handset anaknya di kamar (Amir), dan port 2 terhubung ke kamar pembantu (Susi).

Misalkan ditempat lain, pacar Amir (lagi kuliah di Jerman bernama Ane), memiliki PC Multimedia (ada microphone dan speakernya), mau menghubungi Amir. Katakan IP PC Ane: 60.1.34.5 dan nomor analognya 6666. Maka Dengan software netmeeting (sebagai VoIP Decoder) Ane dapat men”dial” no 4445 (asal mengkonfigure IP VoIP Decoder ibu T di neetmeeting).

Cara sebaliknya juga sama. Jika amir ingin menghubungi Pacarnya Ane, dia perlu tahu IP Ane, dan nomer analognya.

Anggap Amir tahu, maka amir akan mengeset di VoIP decoder ibu T bahwa untuk no 6666 konek ke IP 60.1.34.5. Dalam hal ini terjadi “pemetaan” no telepon analog ke no IP.
Intinya dalam mekanisme VoIP terjadi pemetaan dari no analog ke no IP, saat user akan melakukan dial.

IV. Gatekeeper

Nah, sampai disini Amir sangat senang karena pacarnya dapat diapelin dengan biaya murah. Sampai kuping panas deh! Belakangan Ane memberitahukan bahwa ada teman-temannya dia di Jerman dan Swedia yang juga ingin ngobrol-ngobrol dengan Amir. Kangen dengan informasi di Indonesia katanya.

Amir kemudian dikasih list oleh Ane: VoIP dekoder untuk:
Sari 60.1.34.6 no 98763
Hamzah 198.3.4.1 no 7644563
Susan 45.3.56.2 no 543
AAA
BBB
CCC
Dst..

Amir jika menghubungi Sari, harus membuat pemetaan dulu di VoIP Decodernya. Demikian juga dengan Hamzah, ditambah lagi konfigurasi pemetaan di VoIP Decodernya. Demikian juga Susan. Lama-lama Amir capek juga, gimana kalau gue mau menghubungi 1000 orang? Apakah gue harus mengentri pementaan untuk 1000 orang tsb di VoIP decoder gua? CAPEK KAN!

Disinilah muncul alat yang namanya gatekeeper, yaitu suatu alat yang berisi database pemetaan IP dengan no telepon analog. Jadi semacam mIRC Server gitu. Caranya? Amir kasih tahu Susan, Sari, Hamzah, dst untuk menkonfigure VoIP decoder mereka, agar untuk pemetaan IP ke no analog “tembak” saja ke satu gatekeeper. Demikian juga Amir buru-buru merubah konfigurasi VoIP decodernya untuk “bertanya” ke gatekeeper.

Nah sekarang, jika Amir ingin menghubungi Sari, dia tinggal tekan di handsetnya 98763. Apa yang terjadi? VoIP Decoder amir, langsung bereaksi, dia tanya ke gatekeeper: “berapa IPnya no 98763?”. Gatekeeper menjawab “60.1.34.6″. Berbekal informasi ini VoIP decoder Amir membentuk VoIP connection ke no IP yang diberikan gatekeeper tsb.

V. PENUTUP

Jadi perlu apa dong, untuk main VoIP dirumah? Intinya perlu VoIP decoder + koneksi ke Internet.

Apa saja VoIP decoder? Ada yang berbasis PC, dan ada yang appliance (set top box). Yang PC, itu pakai software gratis Netmeeting, yang appliance macam2x, bisa pakai Planet, Cisco, dsb.

Informasi lebih lanjut bisa anda buka voipmerdeka

About these ads

5 Tanggapan to “Apa Itu VoIP (Voice Over Internet Protocol)”

  1. Arbbud said

    Terima kasih,jadi lebih tau… kalo mau pake VoIP harus ada decoder nya. Kebetulan di rumah dah ada PC nya en telkom tentunya.

  2. Ahmad Zaki Yamanai said

    Bagaimana proses pengiriman dan penerimaan data suara pada VoIP, Proses Pemetaan nomor IP dan Nomor SCN, Format Alamat User Dalam VoIP (format IETF dan ETSI), Interkoneksi Antara SCN dan Internet,serta Perbandingan Transmisi Data Suara Pada PSTN dan Internet(VoIP)?…………………(jawaban mohon dikirim ke alamat email saya secepatnya. THx)

  3. ikin said

    maaf, ane baru pertama kali mengenal program Voip, dan ane bingung bagaimana memulai menggunakan program tersebut, padahal ane ingin sekali ngobrol dengan pacar saya yang ada di jeddah. apa yang ane lakukan pada saat ane sudah PC ane sudah kocek ke internet

  4. ikin said

    sorry, tolong gimama caranya menggunakan program voip, karena saya butuh sekali. apa yang ane lakukan setelah PC ane udah connect dengan internet

  5. pipit said

    Siang.
    saya pipit, saat ini sedang menyusun skripsi tentang voip.
    tema saya = menganalisa data tentang voip dengan “softphone x-lite”, yang saat ini baru dikembangkan oleh onno w purbo.
    pertanyaan?
    - kira2x yang dianalisa apa ya?
    - kalau jaringan yang dianalisa, bagaimana ya?
    - kalau ada ide / bantuan mohon dikirimkan segera ke alamat e-mail saya ya.
    - mohon bantuannya, soalnya saya sidang pertengahan bulan februari & skrg sedang menyusun BAB III.

    trims’
    (PIPIT)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 124 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: