myDeden.Kom

Pemulung yang Berusaha Memanfaatkan Limbah Sebaik Mungkin

Darimana asal mula istilah “THINK” IBM ?

Posted by kang deden pada 5 September, 2013

Mereka yang pernah bekerja di IBM pasti sudah tidak asing lagi dengan slogan THINK yang digunakan perusahaan selama sejak awal berdirinya perusahaan raksasa IT tersebut. Namun demikian, mungkin tidak banyak yang tahu mengenai asal muasal digunakannya slogan yang melegenda itu, dan saya termasuk salah satu diantaranya. Penjelasan tentang sejarah slogan THINK sesungguhnya cukup mudah untuk ditemui di sejumlah media elektronik di Internet. Tapi saya baru memperoleh informasi tersebut setelah membaca buku “Making the World Work Better, the ideas that shaped a century and a company” yang diterbitkan untuk memperingati 100 tahun IBM di tahun 2011 lalu.

Dalam bab awalnya diterangkan bahwa cover majalah TIME edisi 28 Maret 1955 memuat gambar dari  IBM Presiden di depan robot kartun, bersama dengan caption: “Clink. Clank. Think.” Pada saat itu, masih sangat sedikit orang yang ahli dan pernah menyentuh produk baru yang asing, yang dinamai  komputer. Edisi tersebut menurunkan artikel utama yang membahas mesin baru yang otaknya berupa kalkulator elektronik terbaru, yang dikembangkan olehInternational Business Machines Corp dan dipasang di kantor pusat Monsanto Chemical Co, di St Louis. Bagi IBM, mesin itu adalah “Model 702 Mesin Pengolahan Data Elektronik,” sedangkan untuk Monsanto dan pengunjung yang terpesona, mesin itu dianggap sebagai “otak raksasa.” Di depan  konsol kontrol duduk seorang pria yang dapat memerintahkan komputasi yang setara dengan kemampuan 25.000 ahli matematika yang terlatih. Sungguh luar biasa!

THINK.” Otak baru IBM merupakan perpanjangan logis dari slogan terkenal perusahaan yang maknanya “berpikir.” Di era tersebut, Presiden IBM Thomas J. Watson Jr adalah menerapkan slogan yang semasa ayahnya, Thomas J. Watson Sr menjadi Board Chairman, diterapkan hanya untuk kaum pria. Presiden Watson berharap untuk melakukan mekanisasi terhadap ratusan proses “berpikir” yang harus dikerjakan secara berulang dan membosankan dari bisnis sehari-hari. Dengan demikian, manusia dapat menggunakan otaknya untuk memikirkan masalah yang membutuhkan fungsi di luar kemampuan mesin: yaitu pemikiran kreatif (creative thought). Watson lebih jauh mengatakan: “Tugas kami adalah untuk mengotomatisasi banyak hal yang sekarang membosankan, lambat dan melelahkan manusia. Seratus tahun lalu telah terjadi revolusi industri di mana tujuh sampai sepuluh tenaga kuda diletakkan di belakang setiap sepasang tangan industri di Amerika. Hari ini kita mulai menempatkan tenaga kuda dibelakang tangan-tangan di perkantoran, menggunakan energi listrik untuk menggantikan kekuatan otak.”

Pada awalnya Thomas Watson Sr telah mengadopsi “THINK” sebagai slogan sebelum ia mengambil kemudi di perusahaan C-T-R (Computing-Tabulating-Recording). Peristiwa ini terjadi pada tahun 1911 – tahun yang sama ketika pemodal Charles Flint bergabung dengan Tabulating Machine Company milikHerman Hollerith CompanyComputing Scale Company dan International Time Recording Company di Amerika. Di Dayton, Ohio, Watson adalah manajer penjualan perusahaan NCR (National Cash Register). Para sales executive perusahaan biasanya  bertemu setiap hari pukul 8 pagi untuk membahas perkembangan dan ide-ide baru.

Di suatu hari musim dingin yang suram, mereka tidak memiliki topik diskusi. Karena frustrasi, Watson maju ke podium di depan ruangan dan mendesak mereka untuk berpikir lebih serius. “Masalah yang dihadapi setiap orang dari kita disini adalah bahwa kita tidak cukup berpikir,” teriaknya, seperti yang ditulis dalam majalah IBM Business Machines pada tahun 1954. “Kita tidak dibayar untuk bekerja dengan kaki kita. Kita dibayar untuk bekerja dengan kepala kita. Kaki tidak dapat bersaing dengan otak.

Watson  kemudian melunakkan nada suaranya dan menghabiskan waktu 10 menit untuk berceramah tentang manfaat dari berpikir (THINK). “Pengetahuan adalah hasil dari  berpikir dan pikiran adalah  kunci keberhasilan dalam  bisnis ini atau bisnis apapun.” Maka begitulah, sejak hari itu “THINK” menjadi slogan perusahaan dan hingga kini “think” yang menginspirasi tindakan para karyawan dalam memenuhi harapan  stakeholder.

Watson kemudian memerintahkan  bawahannya untuk membuat papan bertuliskan “think” yang dicetak dengan huruf tebal di dinding ruang kerja keesokan harinya.

Setelah C-T-R berubah nama menjadi IBM di tahun 1924, THINK selalu menjadi pengingat akan ide yang digagas perusahaan secara bersama. Di kemudian hari, tulisan THINK banyak sekali ditemui di meja-meja dan dinding kantor IBM; perusahaan menerbitkan sebuah majalah karyawan dengan judul Think, dan karyawan IBM banyak yang membawa notebook (buku catatan kecil) asli dengan tulisan “THINK” diembos pada sampulnya yang terbuat dari kulit.

Kata THINK inilah yang kemudian dilestarikan menjadi produk PC notebook dengan nama ThinkPad yang diciptakan oleh para engineer IBM di Yamato Lab, Jepang pada awal tahun 1990-an. Jadi PC Notebook ThinkPad yang menjadi trademark bagi IBM di era digital ini sesungguhnya terinspirasi dari leather notebook bertulisan THINK di periode awal IBM.

THINK memang  boleh dikatakan hanya berupa semacam benih, namun slogan sederhana tersebut sungguh sarat dengan makna dan telah menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan budaya di IBM. Lebih jauh lagi, pengaruh budaya “THINK” telah membuat IBM tercatat sebagai perusahaan yang paling banyak memperoleh patent di US (sekitar 3000-an patent per tahun), setidaknya sejak tahun 1993 hingga sekarang.

 

(reference: “Making the World Work Better, the ideas that shaped a century and a company,” IBM Press, 2011)

Sumber : http://aswilnazir.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: